Sinopsis

Sang Maestro bercerita tentang seorang anak kampung di tanah Sunda yang bercita-cita ingin menjadi maestro dalam salah satu kesenian Sunda. Anak itu bernama Gungun dan memiliki seorang paman yang sudah menjadi maestro degung Sunda. Diceritakan bahwa Gungun berkuliah di International Sundanese Culture Institute (biasa dibilang Institut Sunda) di kota kembang Bandung. Institut Sunda tersebut bukan hanya kebanggaan orang Sunda, juga kebanggaan bagi bangsa Indonesia, di mana kebudayaannya telah go internasional dan seni musik sunda merupakan salah satu musik yang sangat diminati di hampir seluruh negara di dunia terutama di semenanjung Eropa.

Kehidupan Gungun di Institut Sunda itu sangat berwarna karena baru kali ini dia mengenal bagaimana perilaku dan budaya orang-orang asing yang menjadi teman kuliahnya. Bahkan pengaruh pemikiran orang asing itu diserap dan diterapkan di kehidupan di kampungnya. Sehingga, boleh dibilang, kampungnya menjadi kampung paling modern di daerah Jawa Barat.

Tentu saja Gungun yang sudah dewasa ini mendapatkan pengalaman cinta yang sangat menarik dan tanpa diduga. Memang cinta itu datang dari arah yang tak disangka-sangka sesuai takdir yang telah tertulis di lauhul mahfuz sana.

Konflik terjadi manakala Presiden RI yang asalnya dari daerah Sunda diganti dengan Presiden dari daerah lain. Dan ini berpengaruh ke kehidupan di kampus Institut Sunda itu. Keberadaan kampus Internasional itu diambang ketiadaan karena anggaran pemerintah pusat akan dihentikan oleh Presiden terpilih. Para maestro dan pejabat Institut Sunda harus memutar otak berkali-kali untuk mempertahankan eksistensi Instutit International tersebut yang baru berdiri empat tahun lalu.

Bagaimanakah detail cerita dan nasib mereka? Silakan baca Bab yang sudah ada (unedited) dan tunggu kelanjutan ceritanya di blog ini!

1. Malam Pertama
2. Kereta Amal

Next: 3. International Sundanese Culture Institute

Tidak ada Komentar

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar